Minggu, 23 Agustus 2020

RESEP MAKANAN

 

RESEP SAMBAL LADO TANAK

BAHAN ;

·         200g Ikan tEri kecil

·         40 btr Telur puyuh 30

·         Biji pete / jengkol 10 btr

Bumbu  ;

§  100g Cabe keriting

§  50g cabe rawit merah kalau ingin rasa pedas

§  10butir bawang merah

§  1 btr kelapa

§  1 helai Daun salam

§  Garam secukupnya

Cara membuatnya:

v  Giling halus cabe keriting, cabe rawit dan bawang merah,  peras kelapa ambil santannya

v  Masak satan  masukan bumbu halus dan daun salam, aduk santan sampai medidih

v  Masukan ikan teri, telur puyuh, pete/ jengkol terus aduk sampai agak terminyak

v  Masukkan garam

v  Angkat dan hidangkan

 

SELAMAT MENCOBA

Selasa, 04 Agustus 2020

Resep Makanan


Daging Saus Kecap Tiram

Bahan :
Daging Sapi                             500gr
Kecap Manis                            1 Bks kecil    
Saus Tiram                               1 Bks Kecil
Bawang Merah                         7 bh
Bawang Putih                           5 Siung
Minyak Goreng                        
Daun Asam                               2 Lembar
Daun Salam                              1 Lembar
Asam Kasturi                            1 Buah
Cabe Rawit Merah                    100 gr
Tomat Besar                              1 Buah
Garam Secukupnya
lada halus secukupnya
air secukupnya

Bumbu Halus untuk Ungkap :
Jahe                                            2 Ruas Jari
Lengkuas                                    50 gr
Ketumbar                                    3 Sdm
Serai                                            15 cm
Bawang Putih                              3 Siung


Cara Membuat:
 
1 . Potong Daging Sesuai Selera, Cuci bersih dan lumuri daging dengan bumbu halus
2.   Ungkap Daging Dengan Api Kecil 20 Menit
3.  Sambil menunggu Daging, Kita haluskan Cabe rawit, bawang Merah, Bawang Putih Dan Tomat.
4.  angkat daging yang di ungkap, lalu digoreng Sebentar saja
5   Tumis Cabe yang dihaluskan tadi, sampai wangi lalu masukan daging, daun salam, daun asam,
6.  Masukan Kecap, saus tiram, lada, garam dan air secukupnya. sampai matang


terima kasih
                       

Sabtu, 28 September 2019

Sistem Pelapiasan Sosial dalam Masyarkat Petanian


perkembangan masyarakat pertanian disetiap kawasan berbeda beda. bahkan ada yang peralihan dari tipe masyarakat lain seperti masyarakat suku terasing, masyarakat perternakan, ataupun masyarakat nelayan. yipe masyarakat pertanian memliki pola kehidupan yang khas, antara lain sebagai berikut;
  1. Masyarakat sederhana ( suku terasing )
pola kehidupan masyarakat sederhana ( suku terasing ) biasanya mata pencarian masyarakatnya adalah berburu dan meramu. dari jumlah penduduk dunia yang bekisar 3.000 juta di akhir abad ke -20 ini.
contohnya :
  • daerah pantai utara kanada, hidup suku - suku bangsa eskimo yang daerahnya amat dingin, mereka hidup dari berburu binatang kutub
  • di ujung selatan benua amerika tinggal suku bangsa ona dan yahgan, yang hidup dari berburu dan menangkap ikan
  • daerah gurun kalahari ( afrika selatan ) tinggal ras bushman, dan digurun sabana australia tinggal suku bangsa asli australia ras asteroid sebagai pemburu binatang
  •  di irian jaya, tepatnya mereka masih hidup dari pengumpulan sagu karena sebagian besar mereka hidup di daerah rawa rawa





     2. Masyrakat perternakan ( pastoral sosieties )

    masyarakat peternakanpun masih ada sampai sekarang. pada umumnya, mereka berada didaerah gurun, stepa atau sabana. adapun jenis peternak mereka sangat bergantung pada letak geografis daerahnya. daerah daerah masyarakat peternakan misalnya, sebagai berikut;
    1. semenanjung arab hidup suku bangsa arab badui, mereka memelihara unta, kambing, dan kuda
    2. daerah gurun, stepa, dan sabana, di asia barat daya hidup suku suku bangsa khanzah di iran, dan pahtun diafganistan yang memelihara domba, sapi, dan kuda
    3. daerah stepa asia tengah hidup suku suku bangsa mongolik dan turki, seperti buryat, kazakh, kirghiz, dan uzbek, yang memelihara domba, kambing, unta,dan kuda
    pada umumnya masyarakat peternak lebih angresif dan hidupnya berpindah pindah tempat sesuai dengan musim musim tertentu, ternak merekapun biasanya sangat banyak.

    3. masyarakat nelayan
    masyarakat nelayan bertempat tinggal di sepanjang pantai atau diteluk teluk, agar mudah untuk melalabuhkan perahu dan mengkap ikan. pada umumnya masyrakat nelayan mengetahui teknologi pembuatan perahu, cara navigasi di laut, dan cara pembagian kerja. sistem religinya mengandung unsur unsur keyakinan, upacara, serta ilmu ghaib yang erat hubungannya dengan persepsi serta konsepsi mereka mengenai laut.

    4.masyarakat pertanian
    kehudupan masyarakat pertanian sangat pengaruh dengan faktor geografis terhadap corak kehidupan masyarakat pertanian, misalnya iklim, lokasi / letak, ketinggian, kesuburan tanah, tata air dll.
    corak kehidupan masyarakat pertanian dibedakan menjadi dua macam, yaitu kehidupan masyarakat peladang dan kehidupan masyarakat petani pedesaan.

    1.  Kehidupan masyarakat peladang ( shifting cultivation societies )
    masyarakat peladang hidup di hutan rimba tropik di daerah aliran sungai. Di Indonesia, terdapat di Sumatera, Kalimantan, dan Irian. Kebudayaan peladang ini selalu berpindah pindah.
          2.  Kehidupan Masyarakat Petani Pedesaan. Para petani yang masih hidup di desa desa, mereka hidup dengan cara bercocok tanam menetap secara tradisional dengan irigasi sederhana. corak seperti ini masih banyak terdapat di Indonesia khususnya di pulau Jawa.

    Sebagian besar masyarakat Indonesia adalah masyarakat pertanian yang tinggal di pedesaan. Pada masyarakat pertanian di Indonesia, kita kenal dia lapisan utama, dimana masing masing masih diklasifikasi menjadi tiga tingkat yaitu:
    1. Kelompok petani, yaitu mereka yang bermata pencarian bercocok tanam dan memiliki sejumlah area pertanian.
    • Petani kuat atau kaya. yaitu para petani yang menduduki peringkat paling atas, karena memiliki lahan pertanian yang relatif luas ( 5 hektar ) serta memiliki peralatan pengarapan sawah yang memadai termasuk mempunyai tenaga kerja relatif  banyak.
    • pertanian menegah, yaitu petani yang setingkat dibawah petani  kuat, meliki tanah 1 sampai 5 hektar.
    • petani gurem, yaitu petani yang setingkat di bawah petani menegah atau pada kelas paling bawah dengan memiliki tanah antara 1/8  sampai 3/4 hektar.

        2. Kelompok Buruh Tani, yaitu masyarakat pertanian di pedesaan yang menggantungkan hidup dari tenaga kerjanya dalam kegiatan bercocok tanam 

    Atas dasar kemampuan tenaga yang dimilikinya, kelompok buruh tani dibedakan menjadi tiga golongan yaitu:
    •  kuli kenceng, yaitu kelompok buruh tani memiliki kemampuan kerja yang sangat prima karena relatif muda usia yaitu antara 20 sampai 45 tahun.
    • kuli setengah kenceng, yaitu kelompok buruh tani 46 sampai 50 tahun.
    • kuli kendo yaitu kelompok buruh tani yang berada pada tingkat paling bawah baik dalam skill maupun tenaga, kelompok ini bodoh dan malas. 

Rabu, 12 Juni 2019


A.    Pelapisan (Stratifikasi) Sosial Masyarakat Indonesia dan Pengaruh Perkembangan Masyarakat Dunia .
Sistem pelapisan masyarakat dikenal dengan istilah social stratification ( stratifikasi sosial ). Jadi, social stratification adalah perbedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas – kelas secara bertingkat ( hierarkis). Perwujudannya, adanya kelsa tinggi dan kelas yang lebih rendah.
Menurut teori sosiologi bernama Petrim A. Sorokin mengatakan bahwa sistem pelapisan masyarakat itu merupakan ciri yang tetap dan umum dalam setiap masyarakat yang hidup teratur.siapa saja yang memiliki sesuatu yang berharga dalam jumlah banyak dianggap mempunyai kedudukan lapisan atas, mereka yang hanya sedikit sekali atau sama sekali tidak memiliki sesuatu yang berharga, mempunyai kedudukan rendah.
Terjadinya lapisan – lapisan dalam masyarakat
Sistem pelapisan di masyarakat dapat terjadi dengan sendirinya. Ada pula yang sengaja dibuat untuk mencapai tujuanbersama. Adanya perbedaan pelapisan merupakan gejala universal, bagian dari sistem sosial setip masyarakat. Untuk mengetahui terjadinya proses pelapiasan dalam masyarakat kita pedoman pada hal – hal sebagai berikut.
a.       Sistem stratifikasi sosial berpokok pada sistem pertentangan dalam masyarakat. Sistem demikian hanya mempunyai arti khusus bagi masyrakat tertentu yang menjadi objek penyelidikan.
b.      Sistem stratifikasi sosial dapat dianalisis sebagai berikut:
1.      Distribusi hak – hak istimewa yang objektif, misalnya, penghasilan, kekayaan, dan keselamatan
2.      Lambang – lambang kedudukan, seperti tingkah laku, cara berpakaian, perumahan, keanggotaan dalam suatu organisasi, dan lain – lain
3.      Mudah atau sulit dalam bertukar kedudukan
4.      Sistem pertanggaan yang diciptkan warga masyarakat berupa prestise dan penghargaan.
5.      Kriteria sistem pertnggaan apakah dapat berdasarkan kualitas pribadi, keanggotaan kelompok kerabat tertentu, milik, wewenang atau kekuasaan
6.      Solidaritas diantara individu atau kelompok  - kelompok sosial yang mempunyai kedudukan sama sistem sosial mayarakat , misalnya :
a)      Pola pola interaksi, keanggotaan interaksi, perkawinan, dan adat istiadat yang berlaku;
b)      Kesamaan atau ketidaksamaan sistem kepercayaan, sikap dan nilai – nilai:
c)      Aktivitas sebagai anggota kelompok;
d)     Kesadaran akan kedudukan masing masing
Perlunya Sistem Pelapisan dalam Masyarakat 
setiap masyarakat harus menepatkan individu - individu pada tempat tempat tertentu dalam struktur sosial dan mendorong mereka untuk melaksanakan kewajibannya sebagai akibat penepatan tersebut. Maka dari itu, masyarakta menghadapi dua persoalan, yaitu:

  1. menepatkan individu individu sesuai dengan kemampuan dan keahliannya;
  2. mendorong mereka melaksanakan kewajibannya.
kalau semua kewajiban sesuai dengan keinginan dan kemampuan setiap individu, persoalan tidak akan mengalami kesulitan untuk dilaksanakan.
namun dalam kenyataan tidaklah demikian, kedudukan dan peranan sering memerlukan kemampuan dan latihan.

 


KAMPUNGKU SURGAKU

sebagian orang mencari keindahan di negeri orang, tapi bagi ku keindahan dan alami ada di kampung ku. 



wisata menangkap ikan dengan pukek 
wisata penangkapan ikan ini bisa digalakan oleh pemerintah cara menarik pukek bersama dengan penduduk setempat dengan wisatawan,


wisata tani 
 begitu juga dengan wisata tani




Kamis, 03 Mei 2018



Perjuangan Pahlawan dalam Meraih Kemerdekaan Bangsa Indonesia
No
NAMA PAHLWAN / PERJUANGAN
HAL DIKETAHUI
           
Perlawanan rakyat maluku
A.Masa perjuangan
16 mei-16 desember 1817
B.Perjuangan melawan
Belanda
C.Ringkasan perjuangan
  • Berawal dari monopoli perdagangan belanda dan pelayaran Holgi
  • Perlawanan terhadap belanda dengan menyerang benteng duurstede dan memukul mundur Belanda dengan terbunuhnya Jenderal Van der Berg
  • Belanda membalas dengan kekuatan lebih besar dan menangkap Pattimura dan teman temannya.Pattimura dihukum gantung di Ambon.
2.      2
Perlawanan kaum Padri
A.Masa perjuangan
1821-1837
B.Perjuangan melawan
Belanda
C.Ringkasan perjuangan
  • Dikenal dengan perang paderi karena perselisihan antara kaum adat dan kaum ulama
  • Perselisihan ini dimanfaatkan Belanda dengan politik adu domba sehingga terjadi perang saudara
  • Belanda menggunakan siasat benteng yaitu membangun benteng Fort de Kock yang menyimbolkan telah dikuasai daerah tsb
  • Kaum adat akhirnya bersatu dengan kaum ulama melawan Belanda
  • Persatuan ini merisaukan Belanda yang akhirnya mengeluarkan pernyataan yang disebut Plakat panjang dengan isi:
1.Tanam paksa dengan kerja paksa bagi rakyat Minangkabau
2.Kepala Kepala daerah akan digaji
3.Belanda bertindak penengah
  • Dibawah pimpinan Letkol Michiels Belanda menyerang dan menaklukkan Bonjol dengan ditangkapnya Imam Bonjol Diasingkan ke Cianjur-Ambon-Manado
  • Imam Bonjol wafat dan dimakamkan di Pinelang,Manado
3.       
Perlawanan Pangeran Diponegoro
A.Masa perjuangan
1825-1830
B.Perjuangan melawan
Belanda
C.Ringkasan perjuangan
  1. Berawal dari sengketa penetapan patok jalan oleh Belanda yang melewati makam leluhur P.Diponegoro tanpa melakukan perundingan terlebih dahulu
  2. Perang dengan cara gerilya dibantu oleh Pangeran Mangkubumi,Pangeran Ngabehi Joyokusumo,dan Sentot Ali 
  3. Dipimpin Letkol Soeharto pada 1 maret 1949 gerilyawan menyerang Yogyakarta dengan sandi Janur Kuning dan berhasil menduduki kita selama 6 jam.Hal ini di kenal dengan serangan umum 1 maret.
4.       
Perlawanan rakyat Sulawesi
A.Masa perjuangan
1829-1907
B.Perjuangan melawan
Belanda
C.Ringkasan perjuangan
  • Sultan Hasanuddin menyerang Belanda karena VOC melakukan monopoli yang ketat dengan pelayaran Hongi 
  • VOC dibantu Aru Palaka menyerang Makassar 
  • Sultan Hasanuddin kalah dan harus menandatangani Perjanjian Bongaya yang isinya Makassar menjadi wilayah jajahan dan perdagangan menjadi hak monopoli VOC
5.       
.Perlawanan Rakyat Kalimantan
A.Masa perjuangan
1859-1905
B.Perjuangan melawan
Belanda
C.Ringkasan Perjuangan
  • Perlawanan terhadap Belanda karena mencampuri urusan pemerintahan kerajaan banjar 
  • Dipimpin P.Hidayat yang ditangkap dan dibuang ke Cianjur dan dilanjutkan P.Antasari 
  • Perjuangan terhenti karena P.Antasari wafat karena penyakit cacar dan dimakamkan di Banjarmasin

6.       
Perlawanan Rakyat Aceh
A.Masa perjuangan
1873-1904
B.Perjuangan melawan
Belanda
C.Ringkasan perjuangan
  1. Belanda menyerang Aceh dengan menghancurkan masjid Baiturahman dan Jenderal Kohler tewas 
  2. Belanda pergi dari Aceh  
  3. Belanda datang kembali dipimpin Jederal J.Van Swieten 
  4. Tokoh aceh bersatu dan belanda mengalami kesulitan,akhirnya mengirim Dr.Snouck Hurgroje seorang belanda yang ahli islam untuk mempelajari kehidupan sosial budaya aceh.Siasat inilah yang akhirnya dapat menaklukkan Aceh
7.       
Perlawanan Rakyat tanah Batak
A.Masa perjuangan
1870-1907
B.Perjuangan melawan
Belanda
C.Ringkasan Perjuangan

  • Belanda menyerang Tapanuli tapi dapat digagalkan 
  • Penyerangan Belanda di Silindung Humbang dan Tobe Hulbung 
  • Penyerangan Belanda ke Tanah Gayo dan Danau Toba 
  • Penyerangan Belanda di pusat pertahanan Sisingamangaraja di Pak pak 
  • Sisingamangaraja gugur dan dimakamkan di Terutung lalu di pindah ke Balige
8.       
Perlawanan Rakyat Bali
A.Masa perjuangan
1846-1849
B.Perjuangan melawan
Belanda
C.Ringkasan Perjuangan
  1. Terjadi karena belanda menentang hukum tawan karang yang berlaku di Bali 
  2. Hukum tawan karang yaitu Kerajaan di Bali memiliki hak untuk merampas muatan kapal yang teradampar di pantai wilayah kerajananya 
  3. Dalam perangnya raja Buleleng dibantu Gusti ketut Jelantik 
  4. Dalam perangnya menggunakan sistem perang puputan
9.       
Sumpah Pemuda
Sumpah pemuda merupakan hasil yang didapatkan dari kongres Pemuda II yan g berlangsung di Batavia Oktober tahun 1928 selama 2 hari yakni tanggal hingga 28 Oktober. Pada Kongres Pemuda II ini juga merupakan pertama kalinya lagu Indonesia Raya didengarkan kepada perserta Kongres. Adapula dari kongres Pemuda II didapatkan rumusan hasil yang disebut Sumpah Pemuda antara lain :
1.      Kami Putra dan Putri Indonesia, mengakui bertumpah darah yang satu, tanah Air Indonesia.
2.      Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia
3.      Kami Putra dan putri Indonesia, menjunjung berbahasa persatuan, bahasa Indonesia
10.   
BPUPKI
BPUPKI ( Badan Penyidik Usaha Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia ) merupakan badan yang terbentuk untuk membahas bentuk dasar negara Indonesia. Dari sidang BPUPKI ini, didapat dasar negara indonesia, yang dikemukakan oleh Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945 isi dari dasar negara tersebut yaitu :
  1.          Kebangsaan Indonesia 
  2.         Internasionalisme atau perikemanusiaan 
  3.         Mufakat atau demokrasi 
  4.          Kesejahteraan sosial 
  5.          Ketuhanan yang berkebudayaan
11.   
Proklamasi Kemerdekaan
Proklamasi Kemerdekaan yang dilakukan pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan pengikraran bahwa Indonesia telah bahwa Indonesia telah menetapkan bahwa dirinya merupakan negara yang merdeka. Proklamasi sendiri dilaksanakan pada jum’at bualn Ramadhan jam 10 pagi 17 Agustus 1945. Proklamasi dilakukan dijalan Pengangsaan Timur No 56 Jakarta Pusat. lebih detailnya, Proklamasi dilakukan dijalanan, melainkan dilakukan dihalaman dirumah seorang muslim Indonesia keturunan Yaman yang bernama Syekh Faraj Bin Marta
12.   
PPKI
PPKI ( Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia ) atau disebut DOKURITSU JUNBI INKAI merupakan badan yang dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945 setelah dibubarkannya BPUPKI ( Badan Penyidik Usaha usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia ) dimana Ir. Soekarno Selaku ketua dan Moh. Hatta selaku wakilnya bentuk PPKI sendiri bukan tanpa tujuan, beberapa tujuan dibentuknya PPKI antara lain :
  1. Meneruskan perjuangan dan tugas BPUPKI
  2.  Mengesahkan rancangan UUD yang sebelumnya telah dipersiapkan oleh BPUPKI 
  3. Membuat struktur ketatanegaraan serta 
  4. Menentukan cara guna memutuskan pernyataan Kemerdekaan Indonesia